Jadi Salah Satu Venues Piala Dunia U-20, PSSI Jatim: Kami Sangat Siap

josstoday.com

Ketua PSSI Jatim, Ahmad Riyadh UB.

JOSSTODAY.COM - Ajang sepak bola tertinggi sedunia yakni Piala Dunia U-20 menjadi impian banyak negara untuk dapat tampil sebagai tuan rumah. Tak terkecuali bagi Indonesia yang akan melibatkan lima provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Hal itu mengundang antusiasme seluruh daerah untuk membenahi berbagai elemen. Utamanya Jawa Timur. Lalu bagaimana persiapan Jatim menghadapi peluang menjadi tuan rumah? Berikut hasil wawancara dengan Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh UB.

Jawa Timur mendapat kehormatan dengan dipilihnya sebagai salah satu venues Piala Dunia U-20. Bagaimana tanggapan anda?

Jika dilihat tujuannya adalah pengembangan wilayah. Jadi tidak hanya (ibu kota) Jakarta, Bangkok, atau Kuala Lumpur saja yang dikenal, tapi mana second city (kota kedua) yang ada di tiap negara itu berkembang, karena sepak bola itu juga berefek pada sektor ekonomi, sektor sosial, sektor budaya. Sehingga, diharapkan agar ke pinggir lah biar manfaatny dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sehingga, kami sudah siap dan sudah menyatakan kesiapan kami untuk menjadi tuan rumah kepada PSSI.

Bagaimana dengan kesiapan pemerintah untuk bisa menyukseskan kegiatan itu nantinya?

Syukur alhamdulillah Walikota (Tri Rismaharini) sangat mendukung dan antusias membuat kenangan di Surabaya. Sehingga untuk masalah akses yang dipertanyakan, menurut Bu Walikota (Tri Rismaharini) pada saat pelaksanaan akses jalannya akan sudah connecting semua dan itu surat dari Walikota sudah ada. 

Lalu, bagaimana persiapan untuk bisa memenangkan bidding sebagai tuan rumah?

Insha allah dengan segala kesiapan Jawa Timur dan sisa waktu sampai hari H-nya bagi Jawa Timur sangat cukup untuk meningkatkan mutu venues, persiapan panitia, dan persiapan semua kita sudah siapkan kalau memang nantinya ditunjuk sebagai tuan rumah.

Indonesia dikenal memiliki suporter yang luar biasa, dan menjadi salah satu pertimbangan dalam bidding. Bagaimana melihat dari potensi suporter di Jatim?

Suporter militan Indonesia ada di Jawa Timur. Istilahnya kalau di Jakarta hanya ada satu yaitu Persija, di Bandung hanya ada Persib, tapi kalau di Jawa Timur ada Madura United, ada Persebaya, ada Arema, ada Persela. Belum lagi yang dulu ex dari liga utama juga banyak yang meskipun kecil tapi punya militansi supporter. Seperti Bojonegoro, Pasuruan, Mojokerto, Kediri, Sidoarjo itu diperhitungkan juga untuk meningkatkan sektor sektor di luar olahraganya.

Bahkan, suporter kita ini sudah diakui dunia salah satu yang luar biasa karena untuk kelompok umur saja sangat banyak yang hadir. Contoh tadi malam Timnas U-16 tampil banyak yang datang, beda dengan di luar negeri yang nonton hanya orang tuanya saja.

Namun, di balik pengakuan itu masih ada bekas luka yang ditinggalkan suporter karena masih ada tindakan anarkis. Apa himbauan bagi suporter agar dapat menyukseskan bidding ini?

Persaudaraan. Demi bangsa Indonesia harus meningkatkan kesadaran bahwa kita semua adalah saudara. Semuanya di Jawa Timur saudara. Kita harus jadi suporter yang profesional, kalau tim kita bagus kita puji ketik tim kita jelek kita kritisi supaya lebih bagus dan harus mendukung dari segala aspek. Tapi, yang penting harus menjunjung persaudaraan tinggi. Sepak bola harus jadi ajang mempersatukan bukan ajang memecah-belah. Dan tidak boleh ada tindakan anarkis. (ais)

PSSI PSSI Jatim Piala Dunia U-20