Ketua DPRD Tulungagung Pastikan Hadir Di Pemeriksaan KPK

josstoday.com

Tersangka kasus korupsi

JOSSTODAY.COM - Tersangka kasus korupsi dana suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Tulungagung, Supriyono, mengaku akan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Iya menghormati semuanya," ungkap Supriyono saat ditemui usai pelantikan Bupati Tulungagung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (13/8/2019).

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Tulungagung itu sempat mendatangi KPK sebagai saksi. Namun, saat dipanggil ketika berstatus tersangka ia mangkir dari panggilan pertama pada tanggal 31 Juli 2019.

Nama Supriyono menjadi tersangka setelah tersangkut kasus dugaan suap pengesahan APBD dan APBD Perubahan Tulungagung 2015-2018, dari pengembangan perkara korupsi mantan Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, yang divonis 10 tahun penjara.

Dalam perkara ini, Supriyono diduga telah menerima suap pembahasan hingga pengesahan APBD dari Syahri Mulyo dan sejumlah rekannya senilai Rp 4,8 miliar yang diberikan secara bertahap.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu mengaku, tidak mengetahui ada permintaan fee dari pihak di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim.

"Saya gatau, kita selama ini gak berurusan dengan urusan hal semacam itu. Itu kan dari eksekutif langsung mengkomunikasikan. Termasuk usulan dan peruntukan misalnya membangun A B C, turun sudah ada peruntukkannya semua. Bahkan adpirasi dari teman-teman sudah tidak ada tempat. Jadi hal semacam itu sudah terkomunikasikan jauh hari dan turun suda menjadi pembaharuan," akunya.

"Itu pengajuan proposal melalui Bupati. Tidak melalui DPRD. Saya tidak tahu (ada permintaan fee), karena itu tidak melibatkan DPRD dan biasanya beberapa bantuan keuangan di luar DAU (Dana Alokasi Umum) itu biasanya tersampaikan kalu mau tutup belakangan waktu penjabaran. Jadi awalnya cuman informasi, nanti dapat DAK sekian perkiraan sesuai tahun lalu," imbuhnya.

Sementara saat disinggung terkait keterlibatan nama-nama dari Pemprov Jatim yang digeledah KPK beberapa waktu lalu, Supriyono mengaku tidak mengenal dan mengetahui perannya. (ais)

KPK Korupsi Tulungagung DPRD Tulungagung Supriyono