Kelompok Kyai Jatim Kubu 02 Kembali Gelar Aksi Damain Tuntut Keadilan di Bawaslu

josstoday.com

JOSSTODAY.COM - Ribuan massa pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno, kembali melakukan aksi damai di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur, Jl. Tanggulangin, Surabaya, Jumat (17/5/2019). Dalam aksi itu, para demonstran menuntut kepada Bawaslu untuk dapat bekerja maksimal dalam mengungkap begitu banyaknya dugaan kecurangan dalam Pilpres 2019. Koordinator aksi damai KH Solachul Aam Wahib Wahab mengatakan, jika pada Pilpres kali ini dipenuhi banyak kecurangan dengan begitu besarnya perbedaan data pemilih pada Pilgub Jatim 2018 dengan Pilpres 2019. "Kami menanyakan mengenai pada saat Pilkada suara sah hanya 19 juta lebih, sedangkan begitu Pilpres suara sahnya ada 25 juta lebih ada perbedaan besar," ujarnya. "Karena itu kami datang dengan niat tulus ikhlas ingin menyampaikan ke Bawaslu beberapa hal yang menurut kami tidak adil. Hal-hal kurang baik harus diperbaiki, dibenarkan, sehingga betul-betul sesuai harapan dan cita-cita rakyat," imbuhnya. Selain itu, para peserta aksi juga meminta Bawaslu untuk bergerak melakukan evaluasi penyelenggaraan, sesuai dengan keputusan Bawaslu RI yang menyalahkan KPU dalam proses perhitungan. "Kalau di pusat saja sudah menyatakan bersalah, di Jatim harusnya sama. Tapi kenapa ini belum dilakukan? Maka kami melakukan aksi untuk mendukung Bawaslu agar dapat bekerja dengan total dan adil," ungkapnya. Sementara itu, komisioner Bawaslu, Purnomo Satrio Pringgodigdo menjelaskan jika kini tengah mendalami yang menjadi tuntutan masa aksi terkait DPT. Ia menyatakan, jika saat ini tengah didalami 40 kasus yang berkaitan dengan DPT. "Kami memang saat ini tengah menangani 40 dugaam pelanggaran. Tapi, terkait tuntutan DPT, C7, serta A5 informasi itu ada di temen-temwn KPU, karena itu terkotak dalam kotak yang dimiliki KPU," jelasnya. Sementara itu, terkait tuntutan untuk menindaklanjuti keputusan Bawaslu RI. Purnomo mengatakan, akan melakukan jika ada laporan resmi yang masuk. (ais) Pilpres 2019 Bawaslu Jatim KPU Jatim