Korlantas Prediksi Ada Peningkatan Pengguna Jalan Tol Saat Arus Mudik

josstoday.com

Kabagops Korlantas Polri, Kombes Pol Benyamin. (Josstoday.com/Fariz Yarbo)

JOSSTODAY.COM - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memprediksi akan ada peningkatan sebesar 30-40 persen atau mencapai 300 ribu kendaraan yang akan bergerak dalam arus mudik 2019.

Hal itu disampaikan oleh Kabagops Korlantas Polri, Kombes Pol Benyamin, usai mengikuti rapat koordinasi kesiapan jelang arus mudik di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/5/2019).

Ia menjelaskan, jika kepadatan itu akan terjadi daribarah Jakarta menuju ke Jawa Barat, Jawa Temgah, hingga Jawa Timur. Utamanya, kemacetan parah diprediksi kembali akan terjadi di gerbang tol Cikarang Utama hingga Cikampek.

"Harus waspada terhadap bangkitan ini karena ada evoria masyarakat ingin mencoba Trans Jawa. Jadi harus siap menerima bangkitan dari arah Jakarta ini," ungkap Benyamin.

Selain Cikarang Utama-Cikampek, lanjut Benyamin, beberapa titik yang rawan kepadatan adalah di exit tol Bandar Kedungmulyo, tol Kalikangkung, tol Waru Gunung, dan exit tol Karanglo.

Karena itu, ia mengatakan, jika akan ada rekayasa-rakayasa lalu lintas yang akan diterapkan ketika terjadi kepadatan. Yakni memberlakukan sistem one way pada saat tertentu dari tol Cikarang Utama-Cikampek.

"Ini lebih tepat digunakan untuk mengurai kemacetan. Baru setelah keluar Cikampek akan berkurang karena sudah terurai ke Bandung, Cirebon, ke arah Purwokerto. Tapi, tetap di Jawa Tengah dan Jawa Timur harus waspada menerima peningkatan," jelasnya.

Sementara itu, arus mudik 2019 diprediksi akan berlangsung pada 30 Mei 2019, dan puncaknya diprediksi akan berlangsung pada H-3 lebaran. (ais)

Arus Mudik 2019 Korlantas Polri