IKA FK UNAIR Dorong FK Se-Indonesia Teliti Kematian Petugas Pemilu

josstoday.com

JOSSTODAY.COM - Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) mendorong seluruh Fakultas Kedokteran se-Indonesia untuk meneliti kasus banyaknya petugas KPPS dan PPK yang meninggal dalam tugas Pemilu 2019.

Hal itu dituangkan dalam surat pernyataan keprihatinan IKA UNAIR karena banyaknya petugas Pemilu meninggal, yang ditandatangani oleh Ketua IKA FK UNAIR, Dr Poedjo Hartono dr SpOG (K), Kamis (9/5/2019).

Pernyataan itu disampaikan keprihatinan karena banyaknya petugas meninggal yang mencapai 409 jiwa, serta masih ada 5550 petugas yang sakit.

"Kami mendorong dan siap bekerja sama dengan seluruh Fakultas Kedokteran di Jawa Timur, Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran di seluruh Jawa Timur, RSUD Dr. Soetomo, Rumah Sakit Universitas Airlangga dan seluruh stake holder terkait untuk melakukan penelitian medis terhadap kejadian ini khususnya di Jawa Timur," isi surat itu.

"Dengan harapan ada bukti ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan demi kepentingan masyarakat dan bangsa," imbuhnya.

Tak hanya itu, dalam surat ini IKA FK UNAIR juga mengusulkan untuk sebelum menetapkan petugas agar dapat dilakukan pemeriksaan medis dan psikologi. Serta mempertimbangkan usia calon petugas, serta riwayat penyakit yang pernah diderita.

Selain itu mereka juga mengusulkan adanya pelayanan kesehatan bagi petugas KPPS, memperkecil beban kerja, serta pemberian asuransi kesehatan atau kematian. (ais)

Pemilu 2019 IKA FK UNAIR UNAIR