Jelang Puasa, Khofifah Makan 21 Ribu Apem Bersama Warga

josstoday.com

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat mengambil beberapa apem dari gunungan yang akan dibagikan kepada warga di Masjid Agung Al-Akbar, Surabaya, Jumat (3/5/2019). (josstoday.com/Fariz Yarbo)

JOSSTODAY.COM - Menyambut bulan Ramadhan 1439 H, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menggelar acara makan 21 ribu apem bersama dengan masyarakat dalam acara Megengan Kubro di Masjid Agung Al-Akbar, Surabaya, Jumat (3/5/2019).

Dalam acara ini, Khofifah didampingi oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, serta beberapa jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim, dan OPD Pemkot Surabaya.

Khofifah mengatakan, jika kegiatan ini merupakan bentuk tradisi sosio cultural masyarakat yang terus dilakukan sejak lama. Di mana, megengan memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Jawa Timur menjelang memasuki bulan Ramadhan.

“Megeng itu artinya menahan. Jadi orang sudah mulai dibangun untuk besok mau masuk (bulan) Ramadhan menahan untuk tidak makan dan tidak minum pada terbitnya fajar hingga matahari terbenam,” kata Khofifah usai acara.

Selain itu, lanjut mantan Menteri Sosial di era Joko Widodo-Jusuf Kalla itu, bahwa kegiatan ini juga memiliki makna. Di mana, Apem ini berasal dari bahasa Arab “Afwun” yang artinya adalah mohon ampunan.

“Apem itu berasal dari bahasa Arab yaitu afwun (mohon ampunan). Jadi, masuk bulan Ramadhan itu orang pada posisi hablunminallah, dia akan selalui memperbanyak tadarusnya, memperbanyak sholat sunnah termasuk tawarih. Apem (Afwun) ini pada hablumminannas-nya bukankah ini sebuah kearifan lokal, yang selama ini turun temurun kita jaga. Jadi, bagaimana sebelum masuk bulan ramadhan kita bermaaf-maafan,” jelasnya.

Ia pun berharap pada bulan Ramadhan ini masyarakat terus menjaga kondusifitas, dan dapat mendapat berkah dari Allah SWT selama menjalankan puasa nanti.

Selain makan bersama, kegiatan ini sekaligus berhasil memecahkan rekor dunia sehingga mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia. (ais)

Gubernur Jatim Khofifah Megengen Bulan Ramadhan