Operasi Keselamatan Jaya Kedepankan Langkah Simpatik

josstoday.com

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2019, di Jakarta dan sekitarnya, selama 14 hari ke depan. Petugas menekankan langkah simpatik dan persuasif berupa teguran kepada pelanggar peraturan lalu lintas, di lapangan.

"Kita mengedepankan langkah-langkah simpatik, kegiatan persuasif kita laksanakan. Pelanggar lalu lintas tentunya kita akan tegur dengan cara simpatik, tetapi kalau pelanggaran itu diulang-ulang secara terus menerus, maka kita juga akan melakukan penindakan hukum tentunya. Jadi kalau itu angkanya 100 persen, 80 persen simpatik, persuasif," ujar Gatot, di Lapangan Promoter Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Senin (29/4).

Dikatakan Gatot, selain meningkatkan disiplin pengguna jalan dalam berlalu lintas, operasi ini juga digelar untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

"Satu sisi pelanggaran masih cukup tinggi walaupun kalau kita lihat tren kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan, kemudian juga angka fasalitas (korban) kecelakaan penurunan, tetapi kita berharap semakin turun dengan kegiatan- kegiatan yang kita lakukan ini," ungkap Gatot.

Gatot menyampaikan, peristiwa kecelakaan bermula dari pelanggaran-pelanggaran kecil. Sehingga diharapkan, melalui operasi ini disiplin masyarakat bisa meningkat.

"Mudah mudahan dalam upaya kita ini angka dari pada kecelakaan lalu lintas turun dan fasalitas kecelakaan lalu lintas akan semakin turun. Karena kecelakaan itu diawali pelanggaran kecil dan kita tidak taat dan patuh pada aturan yang ada. Kalau kita bisa meminimalisir dan meniadakan pelanggaran itu, kecelakaan lalu lintas akan turun, fasalitas kecelakaan akan turun juga, ini harapan kita," kata Gatot.

Menurut Gatot, ada tujuh pelanggaran yang menjadi sasaran operasi antara lain, menggunakan handphone saat mengemudi, tidak pakai sabuk pengamanan, tidak pakai helm, dan lainnya.

"Imbauanya untuk mematuhi peraturan yang ada, jangan karena ada operasi ini masyarakat patuh dan setelah itu nggak patuh lagi. Ini menyangkut keamanan dan keselamatan berlalu lintas. kalau nggak patuh, korban kecelakaan lalu lintas cukup tinggi, walaupun kalau lihat angka-angkanya sudah menurun," tandas Gatot.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusuf mengatakan, Operasi Keselamatan Jaya yang digelar selama 14 hari, mulai hari ini hingga 12 Mei mendatang, merupakan kegiatan rutin tahunan. Selanjutnya, polisi akan menggelar Operasi Ketupat Jaya 2019, terkait Ramadan dan Idul Fitri.

"Ini memang kalender kegiatan rutin, nanti kan setelah kegiatan ini juga ada Operasi Ketupat. Operasi Ketupat kan menjelang mudik Lebaran dan Idul Fitri," kata Yusuf. (is/b1)

Operasi Keselamatan Jaya 2019 Operasi Jalan Raya