Tangkal Money Politic, Fandi Utomo Apresiasi Kehadiran Platform Pantau Bersama

josstoday.com

JOSSTODAY.COM – Caleg PKB Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo dengan nomor urut 3, Ir. Fandi Utomo, mengapresiasi dan mendukung aplikasi Pantau Bersama yang digagas oleh Sabrang Mowo Damar Panuluh.

Menurut Fandi Utomo, melalui aplikasi itu para pemilih mampu menghasilkan rekomendasi pilihan yang rasional. "Jangan lagi berlandaskan emosional, apalagi politik uang," katanya, Jumat (8/2/2019) malam.

"Kelemahan Pemilu kita saat ini adalah di pengawasan dan penyelenggara. Melalui aplikasi ini hal itubisa ditekan," tambah Fandi Utomo.

Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu, memaparkan jika terkait money politik memiliki sanksi yang jelas dalam UU Pemilu yang dulu ia gagas di Komisi II.

"Sanksinya jelas. Mulai dari pidana, administratif hingga pembatalan pencalonan. Jadi sudah sangat gamblang di Undang-Undang," tegas Fandi Utomo.

Pada kesempatan ini, pria yang juga pernah menjadi dosen di ITS Surabaya itu turut memaparkan kualifikasi anggota DPR yang baik.

“Sebagai Calon Anggota DPR, kemampuan utama yang harus dimiliki adalah mendengar dan punya gagasan. Mendengar apa keluhan masyarakat dan masukan mereka terkait pengembangan yang bisa dilakukan di wilayahnya,” kata pria yang akrab disapa FU ini.

“Kemampuan kedua yang wajib dimiliki adalah berbicara. Kalau tidak mau mendengar dan tidak mau berbicara, maka itu bukan anggota DPR,” pungkasnya. (*/ais)

Pemilu 2019 Money Politic Pantau Bersama Fandi Utomo