Temui Stakeholder Olahraga, Pakde Karwo Pamit Akan Akhiri Jabatan Gubernur

josstoday.com

Gubernur Jawa Timur, Dr Soekarwo (kanan) menerima persembahan dari Ketua KONI Jatim, Erlangga Satriagung, berupa karikatur dalam acara silaturahim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (6/2/2019). (Josstoday.com/Fariz Yarbo)

JOSSTODAY.COM - Gubernur Jawa Timur, Dr Soekarwo, secara resmi berpamitan kepada atlet, pelatih Puslatda Jatim, KONI Jatim, dan stakeholder olahraga di Jatim jelang lengser dari jabatannya, 13 Februari 2019 mendatanhg. Acara perpisahan itu diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (6/2/2019).

Dalam acara itu, Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa setiap saat turun langsung melihat perjuangan atlet dalam berlatih hingga bertanding.

"Kepada atlet saya mohon maaf sekali, saya tidak bisa mendampingi terus. Saya bukan orang yang bisa tiap hari ke turun dampingi, tapi mencari orang yang bisa mendampingi," ujarnya.

Meski tak bisa mendampingi, Pakde Karwo mengaku senang dengan progres yang diperlihatkan para atlet. Apalagi, Jatim menjadi penyumbang atlet terbanyak dan medali terbanyak di setiap ajang internasional.

"Bayangkan, 30 persen menyumbang atlet nasional untuk Asian Games dengan raihan 12 medali emas, yanh terbanyak se-Indonesia. Saya kepikiran 50 persen (atlet). Kalau fairness bisa 50 persen. Kalau kita fairness sejak tahun 2000 juara umum (PON) terus," kata Gubernur yang juga ketua APPSI itu.

Tak hanya kepada atlet, ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada KONI Jatim yang dengan intens melakukan pembinaan atlet secara lengkap. Bahkan, KONI Jatim telah mendapat predikat KONI terbaik se-Indonesia.

Hal itu tak lepas dari beberapa aspek pembinaan. Di antaranya, pembinaan dengan tiga pilar (psikologi, fisik, kesehatan), pembinaan dengan basis sport science, serta ditambah dengan pembinaan berbasis pendidikan melalui Badan Diktar dengan dukungan para ahli.

"Disini dikelola dengan second opinion yang baik. Bukan hanya pelatih dan KONI. Tapi, ada ahli pendukung lainnya. Saya kira memang harus seperti itu," tuturnya.

Karena itu, ia berharap apa yang telah dilakukan dapat terus dikembangkan. Terutama di bidang pendidikan para atlet. Dengan harapan, dengan kecerdasan prestasi yang diraih akan lebih baik.

Sementara itu, Ketua KONI Jatim, Erlangga Satriagung juga menyampaikan apresiasi kepada Pakde Karwo yang begitu komitmen terhadap pengembangan di sektor olahraga.

"Semua (keberhasilan) tidak lepas dari komitmen Pakde Karwo kepada olahraga. Saya seneng sama Pakde itu ngomong 'wes terserah awakmu tak teken e ae' (sudah terserah kami saya teken aja). Seneng saya itu merasa disuport total. Bahkan di PON Jabar, tidak ada gubernur lain yang datang kecuali pakde karwo melihat atlet-atlet ini,"

"Jadi kesan kami Pakde punya komitmen tinggi, karena Pakde tidak memikirkan soal berkeringat, tapi nilai-nilai kepribadian yang baik. Semua bangga dengan Pakde punya komitmen luar biasa dibanding gubernur lain," pungkasnya. (ais)

Pemprov Jatim KONI Jatim Soekarwo Pakde Karwo