Sapu Bersih Laga Kandang, CLS Susah Payah Kalahkan Westport Malaysia Dragon

josstoday.com

Pemain CLS, Maxie Esho (putih) mendapat pengawalan pemain Westport Malaysia Dragon pada ajang Asean Basketball League (ABL) 2019 di GOR Kertajaya, Surabaya, Rabu (30/1/2019). (josstoday.com/Fariz Yarbo)

JOSSTODAY.COM - BTN CLS Knights Indonesia akhirnya berhasil menyapu bersih pertandingan kandang selama bulan Januari pada ajang Asean Basketball League (ABL) 2019. Terakhir, kemenangan berhasil diraih usai mengalahkan Westports Malaysia Dragon dengan skor 73-70 di GOR Kertajaya, Surabaya, Rabu (30/1/2019).

Berbeda dengan penampilan sebelumnya, tuan rumah sejak awal bermain begitu lambat karena pertahanan rapat sang lawan yang memaksa pemain CLS tak bisa menerobos masuk ke paint area. Malah sebaliknya, CLS lebih dulu tertinggal dengan skor 0-6. Baru, setelah lepas dari lima menit pertandingan, Maxie Esho dkk bisa mengendalikan permainan dan unggul. CLS pun menutup kuarter pertama dengan skor 18-16.

Ritme permainan kedua tim semakin ketat memasuki 10 menit berikutnya. Dragons seakan tidak mau menyerah begitu saja, seperti pada dua kali ujicoba yang mereka pernah lakukan pada tahun lalu yang juga berujung dengan kekalahan. Kali ini tim besutan Jamie Pearlman mampu memberikan perlawanan yang cukup sengit. Meski demikian CLS tetap mampu mempertahanan keunggulannya meski hanya selisih satu angka saja (36-35).

Karena pertahanan rapat, dalam dua kuarter awal tidak tampak tembakan tiga poin yang dilakukan oleh Wong Wei Long dan Brandon Jawato seperti penampilan sebelumnya. Keduanya dipaksa menyerang lewat pain area yang dijaga ketat oleh center Nnanna Egwu. Bahkan, khusus Wong Wei Long yang baru dinobatkan sebagai Local MVP ABL 2018 tak mampu mencetak angka dalam dua kuarter.

Usai turun minum, pemain-pemain tampak dibuat emosi oleh lawan. Terbukti, Maxie Esho yang jadi tumpuan terkena foul trouble yang memaksa dia untuk bermain lebih berhati-hati. Selain itu, seluruh penonton dibuat riuh dengan beberapa gesekan antar pemain di lapangan.
Pertandingan pun layaknya sepak bola yang begitu ramai akan teriakan. Alhasil, teriakan para penonton mampu membangkitkan semangat pemain setelah sempat tertinggal 47-43. Namun, shooter CLS Wong Wei Long tampil sebagai pembeda dengan tembakan tiga angkanya dan dua angka yang membangkitkan semangat tim. Tembakan itu pun menjaga margin 56-51 di kuarter ketiga.

Wong Wei Long kembali membakar atmsosfir GOR Kertajaya bergemuruh lewat tembakan tiga angkanya pada pertengahan kuarter keempat, skorpun berubah menjadi 66-59. Tapi lawan mulai dapat menipiskan kedudukan mejadi 63-66, bahkan mereka mampu menyamakan kedudukan 66-66. Melihat kondisi tertekan, Brian Rowsom segera meminta time out dan menenangkan para pemainnya. Beruntung kesalahan yang dibuat oleh Winston Shepard (sisa waktu 31 detik), membuat penguasaan bola berada di tangan pemain rumah. Brandon Jawato akhirnya jeli melihat celah area pertahanan lawan yang terbuka lebar dan ia pun membuat dua poin krusial lewat aksi lay upnya seraya mengantarkan timnya, menyapu bersih lima kemenangan beruntun di kandang selama bulan Januari 2019.

Dalam pertandingan tadi, Maxie Esho kembali menjadi pencetak angka terbanyak untuk timnya dengan 21 poin, delapan rebound dan satu assist, disusul raihan double-double Douglas Herring Jr 13 angka dan 10 assist. Dari kubu lawan, Winston Shepard dapat meraih 23 angka, terbanyak diantara rekan-rekannya.

Pelatih CLS, Brian Rowsom, mengakui jika pertandingan itu menjadi pertandingan terberat bagi timnya. "Huh pertandingan yang sangat sulit," aku Brian membuka pembicaraan.

Ia mengaku jika timnya tidak dapat menampilkan permainan cepat karena pertahanan lawan yang begitu rapat. Hal itu, lanjutnya, membuat tidak begitu banyak tembakan tiga angka yang masuk.

"Sejujurnya ini merupakan pertandingan yang sangat sulit. Lawan bermain dengan zone defense dan mereka memanfaatkan waktu dengan cerdik. Pertahanan  mereka hari ini juga menyulitkan kami. Tapi hari ini Wong Wei Long tampil bagus dengan tembakam tiga angkanya dan Brandon Jawato melakukan penetrasi yang bagus ke dalam (paint area)," katanya.

Dengan hasil ini, ia mengatakan akan lebih mempersiapkan tim secara matang karena akan menemui lawang tangguh di kandang lawan. (ais)

ABL 2018 CLS Knights Indonesia Westport Malaysia Dragon