Tegakkan Komitmen Anti KKN, Ini Terobosan PWU dalam Komando Erlangga Satriagung

josstoday.com

Dirut PT PWU Erlangga Satriagung bersama direksi seusai penandatanganan Pakta Integritas bersama Komisi Antikorupsi Daerah atau KAD Jatim. (Ist)

JOSSTODAY.COM - Tidak ingin terantuk pada lobang yang sama, PT. Panca Wira Usaha (PWU) terus melakukan terobosan baru.

Apabila, sebelumnya BUMD milik pemerintah Provinsi Jawa Timur ini, kerap menghiasi media karena kasus korupsi dari management terdahulu. Maka sekarang, titik tekan managemen baru di bawah Erlangga Satriagung sebagai Direktur Utama, adalah supaya roda usaha tetap jalan dan tidak terjebak kasus korupsi.

“Masalah korupsi masa lalu memang menjadi momok, karena menyulitkan managemen baru untuk melangkah dan berkembang. Bahkan saat akan bekerja-sama dengan mitra, kasus-kasus itu pasti ditanyakan. Makanya sejak saya masuk, masalah ini menjadi titik tekan saya. Agar semua anak usaha dan jajaran staf PT PWU Group tidak terjerembap pada kasus yang sama”, tegas Dirut PT PWU Erlangga Satriagung, yang juga mantan Ketua KADIN (Kamar Dagang Indonesia) Jatim dua pereiode ini.

Wujud nyata langkah tersebut, PWU di bawah Erlangga Satriagung, langsung menggandeng Komite Advokasi Daerah (KAD) Anti Korupsi Jawa Timur, sebaga kepanjangan tangan KPK di daerah.

“Selama 3 hari, semua jajaran direksi, komisaris hingga staf biasa dan anak perusaan, ikut rapat kerja di Kota Batu. Pemateri dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) tentang Good Corporate Governence (GCG) dan KAD tentang anti korupsi”, tambah Dirut PT. PWU yang menjabat sejak Agustus 2018 ini.

Mantan Ketua Real Estat Indonesia (REI) Jawa Timur ini menambahkan, masalah Anti Korupsi tidak behenti pada pembekalan dan pemberian materi saja. Namun juga ditandatangai Pakta Integritas dan Kode Etik Anti Korupsi, antara Jajaran Direksi PT. PWU dengan Komisi Antikorupsi Daerah (KAD) yaitu sebagai perwakilan KPK di daerah.

“Tidak hanya saya dan Direksi PWU sebagai Holding yang bertandatangan, namun semua anak perusahaan juga melakukan hal yang sama. Mereka dalam bekerja biar ada rambu-rambunya, juga lebih aman dan tidak dihantui masalah-masalah korupsi”, sambung Erlangga Satriagung yang akrab dipanggil Pak Er ini.

Berdasarkan keterangan dari Ketua KAD Jawa Timur, Reswanda, dari 34 KAD yang dibentuk di seluruh Indonesia, baru KAD Jawa Timur yang melakukan kerja nyata. Karena itulah, sosialisasi dan kerjasama terus dikembangkan.

“PT. PWU merupakan dunia usaha pertama yang bekerjasama dengan KAD, menandatangani Pakta Integritas Anti Korupsi. Mungkin di seluruh Indonesia, baru PT. PWU yang melakukan ini,” kata Reswanda.

Menurut Reswanda, kerjasama itu tidak terbatas pada pemberian materi tentang Anti Korupsi dan penandatangan Pakta Integritas saja.

Namun lebih dari itu, KAD menyatakan siap memberikan advokasi masalah hukum anti korupsi kepada dunia usaha.

“Kami setiap saat siap diundang diajak diskusi, atau memberi advokasi hukum anti korupsi juga dibutuhkan”, pungkas Rewanda. (Han)

Bumd Pwu anti korupsi