Fakta Menarik di Kasus Teror Terhadap 2 Pimpinan KPK

josstoday.com

Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

JOSSTODAY.COM - Ada fakta menarik dari kasus teror terhadap dua pimpinan KPK. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebutkan dalam kasus tersebut memiliki pola bom yang berbeda, yakni di rumah Wakil Ketua KPK Laode Syarif diduga bom molotov. Sementara di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo merupakan fake bomb atau bom palsu.

"Saat ini yang menarik itu satu menggunakan bom yang diduga molotov kemudian satu di rumah pak Agus menggunakan fake bomb"ujar Dedi saat dihubungi Jumat (11/01) pagi.

Dedi menjelaskan bom palsu hanya menakut-nakuti sementara bom molotov sifatnya meneror. Pola bom yang berbeda ini masih didalami oleh tim gabungan.

Sementara itu pemeriksaan sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP) dan barang bukti masih dilakukan pihak kepolisian. Polisi sudah memeriksa enam orang saksi di kediaman Agus. Dua orang saksi merupakan anggota polisi yang berada di TKP. Sementara dua orang lainnya, yakni ketua RT setempat dan pemilik warung yang berada di dekat TKP.

Berdasarkan keterangan saksi dari pemilik warung menyatakan ada dua orang yang diduga pelaku menanyakan rumah ketua RT. Dedi mengatakan dari keterangan saksi ini kemudian dibuat sketsa wajah terduga pelaku dan akan didalami oleh kepolisian.

Sementara di rumah Laode polisi memeriksa 12 orang saksi dan juga mengamankan barang bukti berupa empat CDR CCTV. Kemudian bukti tersebut akan dianalisis oleh tim Inafis dan Puslabfor Polri. (gus/b1)

Teror bom pimpinan KPK