Sandiaga Sumbang Rp 39,5 Miliar Dana Kampanye Prabowo-Sandi

josstoday.com

Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahudin Uno menunjukkan kalender hasil sumbangan tokoh gereja di Kuwungsari, Sragen di Jalan Aipda KS Tubun No 29, Kuwungsari, Sragen, Jawa Tengah pada Minggu (30/12/2018).

JOSSTODAY.COM - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi memberikan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebanyak Rp 54 miliar. Laporan ini diserahkan langsung oleh Bendahara BPN Prabowo-Sandi, Thomas Djiwandono ke KPU pada Rabu (2/1).

"Jumlah total dari BPN Prabowo-Sandi saat ini Rp 54 miliar," kata Thomas di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Rabu (2/1).

Thomas mengatakan sumbangan terbanyak berasal dari calon wakil presiden Sandiaga Uno sebanyak 70 persen, kemudian disusul oleh Capres Prabowo Subianto sebanyak 25 persen. "Kalau di-breakdowntentu yang paling banyak menyumbang adalah Pak Sandi sekitar 70 persen, setelah itu Pak Prabowo sekitar 25 persen," tutur dia.

Berikut rincian penerimaan dana kampanye Rp 54 miliar pasangan capres-cawapres nomor urut 02 yang diserahkan ke KPU, sumbangan Prabowo Subianto Rp 13.054.967.835 (24.2 persen), Sandiaga Uno Rp 39,5 miliar (73,1 persen), sumbangan Partai Gerindra Rp 1.389.942.500 (2,6 persen), sumbangan pihak Llain (SPL) Perorangan Rp 76.197.500 (0,1 persen), SPL Kelompok Rp 28.865.500 (0,1 persen), Pendapatan Bunga Bank Rp 938.227.

Sedangkan pengeluaran dana kampanye sebesar Rp46.622.248.929 miliar, dengan rincian: Pembelian Peralatan Rp 140.725.954 (0,3 persen), Pertemuan terbatas Rp 1.184.704.955 (2,5 persen), Tatap muka Rp 8.071.203.950 (17,3 persen), Iklan media Rp 285.000.000 (0,6 persen), Alat Peraga Kampanye Rp 6.022.500.000 (12,9 persen), Bahan kampanye Rp 2.435.333.333 (5,2 persen).

Kemudian, kegiatan lain Rp 23.209.452.500 (49.8 persen), Operasional lain-lain Rp 2.986.688.804 (6,4 persen), pengeluaran modal Rp 2.427.365.387, Pembelian Peralatan Rp 140.725.954, dan PM lain-lain Rp 2.286.639.433.

Kegiatan lain yang mencapai Rp 23,2 miliar di antaranya untuk keperluan media sosial Rp 9,1 juta, Sosial Kemasyarakatan Rp 2.476.992.500 (10,7 persen), teritory dan jaringan Rp 15.402.000.000 (66.4 persen), dan media center Rp 5.321.360.000 (22,9 persen).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Debat dan Materi BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said menambahkan, saat menyampaikan LPSDK pihaknya juga menyampaikan dana sumbangan dari masyarakat yang belum masuk ke rekening BPN.

"Dana penggalangan itu per kemarin itu Rp 3,5 miliar, tapi itu tidak temasuk di dalam rekening BPN dan itu masih kelompok atau di rekening penampungan, itu tidak masuk dilaporkan hari ini, tetapi setiap bulan kami utarakan di jumpa pers kami," ungkap Sudirman.

Sudirman pun mengapresiasi dan sangat berterima kasih atas partisipasibmasyarakat yang tidak lelah memberikan dukungan baik sumbangan dana maupun dalam bentuk lainnya.

"Bahwa itu yang sebenarnya luar biasa. Bahkan tidak hanya Rp 50.000, Rp 8.000 saja mereka sumbangkan. Jadi animo ini sangat luar biasa," kata Sudirman. (gus/b1)

Pilpres 2019