Shoji Land, Properti Lingkar Sidoarjo Barat yang Diserbu Investor

josstoday.com

Marketing Manager Shoji Land Martin Riadi didampingi Pimpro Shoji Land Harri Djauhari sedang berdiskusi dengan beberapa perwakilan agen properti, di Surabaya, Kamis (13/12/2018). (Foto: Irfan Arif Abdillah)

JOSSTODAY.COM – Geliat perkembangan ekonomi di kawasan Sidoarjo barat semakin terlihat seiring dibangunnya proyek overpass Jalur Lingkar Barat (JLB). Para investor pun ramai-ramai berburu properti di daerah ini. Tak heran, pada acara pilih kavling NUP (Nomor Urut Pemesanan) 8 Desember lalu, 230 unit perumahan Shoji Land ludes terjual dalam sehari.

“Sebelumnya, pada 22 November 2018 di Ballroom Shangrila ada product knowledge yang dihadiri oleh 100 agen dari berbagai kantor agen. Kami sangat bersyukur, karena akhirnya dalam waktu singkat bisa sukses sold out 1 cluster sejumlah 230 unit,” kata Marketing Manager Shoji Land Martin Riadi, Kamis (13/12/2018).

Dia menjelaskan, Shoji Land merupakan perumahan minimalis dua lantai berkonsep kental Jepang. Total luas lahan dari Shoji Land mencapai 42 Ha yang rencananya akan diperuntukkan sebagai superblock area. “Letak lahan kami sangat dekat dengan overpass JLB,” pungkasnya.

Nuansa Jepang yang Mendinginkan Hati dan Menenangkan pikiran

Japanese living space diyakini sebagai konsep yang bisa membawa atmosfer yang mendinginkan hati dan menenangkan pikiran. Karena bangsa Jepang memiliki gaya hidup sehat, bersih, umur panjang, budaya yang terorganisir, sistem yang efektif dan efisien, serta dikenal sebagai bangsa yang baik.

“Dalam membangun sebuah proyek, kami tidak hanya melihat lokasinya yang strategis, terjangkau dan memiliki ruang efisien. Tetapi kami juga memiliki tujuan agar kualitas hidup para penghuni perumahan menjadi lebih baik sekaligus nyaman. Salah satunya dengan konsep Japanese living space ini. Diharapkan budaya Jepang yang baik, bisa tertular pada penghuninya,” kata Managing Director Shoji Land, Eddy Tjawinoto.

Shoji Land dibangun oleh Podo Joyo Masyhur (PJM) Group. Pengembang properti ini telah bergerilya dan berhasil membangun proyek-proyek perumahan selama 35 tahun hingga mendapatkan predikat sebagai raja rumah sangat sederhana (RSS) di Jawa Timur (Jatim).

“PJM Group telah terjamin kredibilitasnya. Terbukti, selama 35 tahun sukses membangun perumahan-perumahan di Surabaya, Malang dan kota-kota lainnya, seperti The OZ, Grand Harvest, Greenlake di Menganti, dan lain – lain,” ujarnya. 

 

Cocok untuk Millenial

Shoji Land merupakan perumahan pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mengusung konsep Japanese Living Space. Produk ini sangat sesuai dengan millenials. Simple dan tasteful menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak millenials karena mencerminkan gaya hidup mereka yang modern. Shoji Land menyajikan harmonisasi antara dekorasi interior Jepang dengan gaya arsitektur yang clean, minimalis, dan efisien.

Perumahan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Di antaranya Japanese Grand Entrance Gate, Japanese Town Hall/Club House, Japanese Concept Commercial Area, Japanese Food Market, Onsen Pool, Thematic Pool, dan Koi Pond. “Harganya pun sangat terjangkau, cuma 400 jutaan dengan cicilan mulai 2,5 jutaan per bulan,” terang Eddy.

Dia menegaskan, Shoji Land adalah masterpiece project terbaru dari Podo Joyo Masyhur (PJM) Group. Untuk itu, demi kelancaran proyek ini pihaknya juga menggandeng tiga agen properti terbaik. Yakni GALAXY,  Brighton, dan Xavier marks.

Lokasi Strategis

Lokasi Shoji Land sangat dekat dengan kawasan Jalur Lingkar Barat (JLB). Daerah ini berpotensi menjadi kawasan pusat ekonomi baru di Sidoarjo.

Dengan demikian, perumahan Shoji Land memiliki nilai investasi tinggi di masa mendatang.

“Adanya JLB bisa menggeliatkan kawasan sekitarnya. Termasuk meningkatkan ekonomi-sosial masyarakat yang dilalui JLB. Pembangunan infrastuktur jalan tentu saja berdampak pada munculnya kawasan ekonomi dan perdagangan serta sosial di sekitarnya," kata Eddy.

Proyek JLB merupakan salah satu program prioritas yang masuk dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sidoarjo. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sidoarjo, masih menunggu survey dari Kementerian Perhubungan, terkait rencana membangun Overpass untuk JLB.

Berdasar data dari Dinas PUPR Sidoarjo, secara prinsip Overpass sudah disetujui kementerian, tinggal dicek ke lapangan. Targetnya, Overpass dibangun mulai awal tahun 2019. (gus/pr)

Properti properti Sidoarjo lingkar barat Sidoarjo Sidoarjo