16 Korban Tewas Akibat Ditembak KKB di Papua Sudah Ditemukan

josstoday.com

Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, 5 Desember 2018. Aparat gabungan terus berusaha mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga telah menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

JOSSTODAY.COM - Wakil Kapendam XVII/Cendrawasih, Papua‎ Letkol Inf Dax Sianturi mengemukakan hingga Kamis (6/12) pagi sekitar pukul 10.00 WIT, ada 16 korban meninggal yang sudah ditemukan dalam penembakan brutal oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua. Sementara ada tiga korban yang selamat ‎dengan nama Johny Arung, Tarki, dan Mateus.

"Identitas korban meninggal dunia belum teridentifikasi sehingga belum bisa dipastikan apakah keseluruhan 16 korban tersebut adalah karyawan PT Istaka Karya," kata Dax melalui rillis yang diterima Suara Pembaruan, Kamis (6/12) pagi.

Dia menjelaskan ‎sampai Kamis pagi, data yang dihimpun mengenai keberadaan warga sipil di Distrik Mbua dan Distrik Yigi adalah ‎15 orang selamat. Dari jumlah tersebut 7 orang karyawan Istaka Karya, 6 orang pekerja bangunan Puskesmas Mbua, dan 2 orang pekerja SMP Mbua.

"Dari pihak TNI/ Polri, satu orang prajurit TNI meninggal dunia. Kemudian ada dua prajurit mengalami luka tembak, satu dari TNI dan satu dari Polri," ungkap Dax.

Sebagaimana diketahui, ‎KKB melakukan penyerangan dan pembunuhan kepada para pekerja jembatan di Nduga. Informasi awal ada 31 pekerja yang ditembak. Namun informasi itu terus diperbaharui oleh TNI dan Polri berapa sesungguhnya korban yang ditembak KKB. (gus/b1)

Kelompok Kriminal Bersenjata