Hari Ini, Bawaslu Putuskan Dugaan Pelanggaran Kampanye Terkait Hoax Ratna

josstoday.com

Tersangka Ratna Sarumpaet keluar dari mobil untuk memeriksa kesehatannya di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10).

JOSSTODAY.COM - Anggota Bawaslu Dewi Ratna Pettalolo mengatakan pihak akan memutuskan hari ini soal laporan dugaan pelanggaran kampanye terkait hoax atau pernyataan bohong mantan anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-SandiagaUno, Ratna Sarumpaet.

Dugaan pelanggaran ini dilaporkan oleh tiga pelapor, Garda Nasional untuk Rakyat (GNR), Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, dan Relawan Pro-Jokowi (Projo). Mereka melaporkan Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Tim BPN Prabowo-Sandi.

"Iya, hari ini kami putusan tiga laporan tersebut, yang soal dugaan pelanggaran kampanye terkait hoax Ratna Sarumpaet," ujar Dewi saat dihubungi, Kamis (25/10).

Dewi menjelaskan, setelah laporan tersebut diregister, pihaknya telah melakukan klarifikasi dan investigasi terkait tiga laporan tersebut selama 14 hari kerja. Bawaslu, kata dia, sudah meminta keterangan dari para pelapor dan KPU sebagai ahli serta memeriksa barang bukti.

"Kemarin seharusnya kami memeriksa Bu Ratna Sarumpaet di Poldo Metro Jaya dan tidak jadi karena alasan kesehatan beliau," ungkap dia.

Dewi mengatakan Bawaslu sebenarnya sudah bisa mengambil keputusan tanpa mendengarkan keterangan Ratna Sarumpaet. Pasalnya, Bawaslu sudah merasa cukup dengan keterangan KPU sebagai ahli, pelapor dan barang bukti untuk mengambil keputusan.

"Namun, untuk memaksimalkan pemeriksaan, kami meminta keterangan Bu Ratna karena peran dia penting dalam tiga laporan tersebut. Karena tidak jadi, kami tetap putuskan hari ini," tutur dia.

Sebelumnya, Komisioner KPU Wahyu Setiawan, dalam keterangannya, mengatakan bahwa hoax Ratna Sarumpaet tidak terkait kampanye Pemilu 2019. Menurut Wahyu, hoax tersebut bukanlah bentuk kampanye, tetapi pelanggaran hukum yang terkait dengan dugaan pelanggaran UU ITE. (fa/b1)

 

Ratna Sarumpaet kasus Ratna Sarumpaet