Bank Dunia: SDM Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

josstoday.com

Managing Director IMF Christine Lagarde (kiri) dan Presiden Kelompok Bank Dunia Jim Yong Kim (kanan) dalam forum pertemuan parlementarian di Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10). Forum ini menjadi bagian dari Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali, 8-14 Oktober 2018.

JOSSTODAY.COM - Bank Dunia dunia menyebutkan, sebanyak 56% anak yang ada di seluruh dunia saat ini akan kehilangan lebih dari setengah potensi pendapatan sepanjang hidup mereka. Ini dikarenakan pemerintah tidak melakukan investasi yang efektif untuk memastikan masyarakat yang sehat, berpendidikan, dan siap menghadapi tantangan kerja ke depan.

Penelitian terbaru Bank Dunia yang disajikan dalam Human Capital Index (HCI) memberikan bukti yang meyakinkan kepada para pembuat kebijakan bahwa penciptaan kualitas kesehatan dan pembelajaran anak-anak yang lebih baik dapat secara signifikan meningkatkan pendapatan masyarakat dan negara jauh ke masa depan.

Modal manusia—pengetahuan, keterampilan, dan kesehatan, yang dihimpun oleh seseorang selama hidup mereka—telah menjadi faktor kunci di balik pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan tingkat pengurangan kemiskinan di banyak negara selama abad ke-20, terutama Asia Timur.

"Bagi masyarakat yang paling miskin, modal manusia sering menjadi satu-satunya modal yang mereka miliki. Sumber daya manusia (SDM) adalah pendorong utama pertumbuhan ekonomi inklusif yang berkelanjutan," kata Presiden Kelompok Bank Dunia Jim Yong Kim saat peluncuran Human Capital Index di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10), sebagai rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia.

Sayangnya, lanjut Kim, investasi dalam kesehatan dan pendidikan belum mendapatkan perhatian yang layak. Padahal, indeks ini menunjukkan hubungan langsung antara peningkatan hasil investasi bidang kesehatan dan pendidikan terhadap produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.

“Saya berharap itu mendorong negara-negara untuk mengambil tindakan segera dan berinvestasi lebih banyak dan lebih efektif pada SDM mereka. Membangun SDM sangat penting untuk semua negara di semua tingkat pendapatan, untuk bersaing dalam pererkonomian masa depan," pungkas Kim. (gus/b1)

Bank Dunia Pertumbuhan Ekonomi