Kepada Tim Ekspedisi APPSI Wahidin Halim Paparkan Transformasi Banten

josstoday.com

Gubernur Banten Wahidin Halim saat bersama Tim Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur yang diutus oleh Ketua Umun APPSI Soekarwo di Kantor Gubernur Banten di Serang pada Selasa (2/10).

JOSSTODAY.COM - Gubernur Banten Wahidin Halim yang juga merupakan Koordinator Wilayah Jawa Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) menerima rombongan Tim Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur yang diutus oleh Ketua Umun APPSI Soekarwo di Kantor Gubernur Banten di Serang pada Selasa (2/10).

Kepada Tim Ekspedisi APPSI, Wahidin Halim memaparkan transformasi Banten dari provinsi yang dipandang terbelakang, identik dengan klenik dan korup menjadi provinsi yang maju, modern dan berintegritas.

"Bandara Soekarno Hatta, ICE BSD, Summarecon dan seterusnya itu di Banten, itu contoh orang salah kaprah melihat bahwa itu di Jakarta dan bukan Banten, artinya Banten sebenarnya sudah maju tapi harus kita akui memang ada disparitas," ungkap Mantan Walikota Tangerang ini.

Wahidin mengakui masih ada disparitas antara daerah utara dan timur dengan daerah selatan di Banten yakni Pandeglang dan Lebak. Untuk memperkecil disparitas tersebut, pihaknya sedang berusaha melakukan modernisasi sektor pertanian.

"Dua kabupaten yakni Lebak dan Pandeglang adalah wilayah agraris yang masih berbasis pada pertanian dan perkebunan tradisional, mereka akan kita kembangkan jadi industri pertanian modern yang akan mensuplai kebutuhan pangan Banten dan Jakarta," jelas Wahidin.

Selain itu, dalam rangka mentransformasi Banten, Wahidin juga terus melakukan reformasi birokrasi untuk mewujudkan pemerintahan yang berintegritas.

"Orang tahu banten korup, maka perbaikan saya mulai dari dalam, dengan reformasi birokrasi, dan sistem penganggaran kita mendapat apresiasi dari Bank Dunia, dan di usia ke 17 kita akhirnya mendapat opini WTP dari BPK, itu bukti bahwa pemerintah bersungguh-sunggu berupaya dengan jujur melakukan pembangunan," jelas Wahidin.

Kemudian Wahidin Halim juga sedang berupaya mengubah wajah ibukota Provinsi Banten yakni Kota Serang yang menurutnya perlu banyak revitalisasi, diantaranya dengan memperbaiki kawasan Banten Lama menjadi ikon provinsi Banten.

"Kota Serang ini perlu banyak revitalisasi, saya akan rubah wajah ibukota provinsi Banten, karena disini dulu ada kejayaan kesultanan Banten dipimpin oleh Sultan Hasanuddin, maka itu harus dimunculkan, nah kita mulai dari kawasan Banten Lama," pungkas Wahidin Halim.

Di akhir pertemuan dengan Tim Ekspedisi APPSI, Wahidin Halim memberikan apresiasi kepada 7 orang pemuda yang telah berhasil menyelesaikan etape pertama ekspedisi jalur darat sepanjang Pulau Sumatera. (is/pr)

APPSI pakdekawo