Likuiditas Melimpah Ekspansi Kredit Tersendat, Apa Kata The Consumer Banking School?

josstoday.com

Thea Triana,SE, ME. (Foto: Istimewa)

JOSSTODAY.COM - Akhir tahun 2017 tercatat perbankan dibanjiri likuiditas. Penurunan suku bunga yang terus berlangsung tidak membuat deposan mengurangi simpanannya. Hal ini, menurut The Triana, Direktur The Consumer Banking School karena sektor riil belum sembuh akibat pukulan harga komoditas 4 tahun lalu. "Efeknya masih terasa hingga kini, apalagi restrukturisasi korporasi yang dilakukan 2 tahun lalu tampaknya masih penuh tantangan karena tidak kunjung membaiknya sektor riil," kata Thea Triana Rizal dalam keterangan persnya, 6 Desember 2018.

Menurut Thea Triana, walau perolehan laba bank bank meningkat, itu dikarenakan penurunan suku bunga simpanan lebih cepat dari pada suku bunga kredit. Bahkan, time leg nya lebih dari empat bulan."Di samping memang panen dari pencadangan yang sudah dibentuk 2 tahun lalu. Jadi bukan sepenuhnya dari ekspansi kredit," lanjut Thea Triana.

Menurut data The Consumer Banking School yang diolah dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertunbuhan kredit hanya 8%, dan diperkirakan tidak sampai double digit. Sementara dana masyarakat sudah double digit."Walau suku bunga turun bank-bank kebanjirsn likuiditas. Pengusaha banyak yang wait and see. Angka undisbursed loan atau kredit yang tidak digunakan juga terus meningkat," lanjut Thea Triana.

Untuk itu, The Consumer Banking School menyarankan. Pertama, menjaga kualitas kredit, jangan sampai kredit kredit hasil restrukturisasi kembali jatuh menjadi NPL, terus memberi kemudahan ke debitur termasuk jangka waktu dan suku bunga. "Asal suku bunganya tidak underwater atau dibawah cost of fund. Kedua, diupayakan cost of funds terus turun karena situasi lagi banjir likuiditas. Tiga, terus melakukan efisiensi dengan pemanfaatan teknologi dan yang ke empat dalam situasi konsolidasi kredit ini tetap investasi dalam pengembanhan sumber daya manusia," lanjut Thea Triana.

Saat ini, dimana likuiditas membanjir dan kredit seret atau biasa disebut sedang konsolidasi, pilihan terbaik ada mempersiapkan untuk ekspansi dengan terus mendidik SDM, "apalagi tekanan persaingan dari financial technologi dan perubahan lingkungan." tutup Thea Triana. (gus/pr)

OJK suku bunga Penurunan suku bunga Ekspansi Kredit