josstoday.com

Presiden Menerima Perwakilan Bank Dunia

Presiden Joko Widodo, pagi ini, Selasa 21 November 2017, menerima kunjungan Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia Rodrigo Chaves di Istana Kepresidenan Bogor.

josstoday.com

Indonesia Siap Berperan dalam Mediasi Konflik Afghanistan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Indonesia siap berperan dalam mediasi konflik-konflik yang terjadi di Afganistan.

josstoday.com

Presiden Ingatkan Pentingnya Penyampaian Nilai Ideologi Pancasila Kepada Penerus Bangsa

Presiden Joko Widodo mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengembangkan dan menyebarkan cara-cara berpolitik yang penuh santun.

josstoday.com

Satgas akan Evakuasi 500-an Warga asli Papua dari Kampung Banti

Sebanyak 500-an warga asli Papua yang berada di kampung Banti, distrik Tembagapura, Mimika, Papua diagendakan dievakuasi ke Timika, Senin ini.

josstoday.com

Presiden Bertolak ke Medan

Presiden Joko Widodo bertolak menuju Medan, Sumatera Utara, untuk melakukan kunjungan kerja, Jumat.

josstoday.com

Menko Luhut Bahas Isu Lingkungan dengan Menteri Belanda

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membahas isu lingkungan termasuk upaya menghadapi perubahan iklim

josstoday.com

Presiden Jokowi Minta Setnov ikuti Proses Hukum

Presiden Joko Widodo meminta agar Ketua DPR Setya Novanto bersedia mengikuti seluruh proses hukum di KPK pasca mengalami kecelakaan lalu lintas.

josstoday.com

Presiden Tegaskan Perpres Penguatan Karakter untuk Hindari Tergerusnya Nilai Agama dan Budaya Bangsa

Presiden Joko Widodo pada Kamis pagi, 16 November 2017, menerima Pengurus Pusat dan Daerah Al-Irsyad Al-Islamiyyah.

josstoday.com

Jusuf Kalla Nilai Golkar Perlu Ketua Umum Baru

Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga politisi senior Partai Golkar menilai partai ini perlu ketua umum yang baru terkait dengan kasus yang membelit Setya Novanto.

josstoday.com

TNI dan Brimob belum Evakuasi 1.300 Warga dari Penguasaan KKB Papua

Aparat gabungan TNI dan Brimob hingga kini belum berhasil mengevakuasi 1.300 warga sipil yang terisolasi di Kampung Banti dan Kimbeli